Teknologi Pendeteksian keaslian Madu
Madu saat ini ada yang asli dan ada yang palsu, untuk mengetahui kadar keaslian madu tersebut di butuhkan teknologi yang akurat.
Madu merupakan makanan yang sudah dikenal sejak ribuan tahun yang
lalu dan menjadi salah satu makanan yang mempunyai khasiat sangat banyak
bagi kesehatan tubuh manusia, hanya saja untuk mengenal dna mengetahui
keaslian madu perlu pengalaman dan pengetahuan khusus mengingat sekarang
banyak sekali beredar madu di pasaran dari dan di berbagai tempat.
Berikut Beberapa cara menentukan keaslian madu :
cara 1: Campurkan 4 tetes jodium tincture dengn 25 tetes madu dalam
botol kecil yang bening. Lalu kocok hingga rata. Bila warnanya menghitam
kebiru-biruan bisa dipastikan madu tersebut terbuat dari gula. Sebab
gula mengandung amilum yang apabila di campur dengan jodium maka kan
berubah warna menjadi biru(kehitaman). Pada madu asli maka warnanya akan
berubah menjadi gelap kemerah-merahan
cara 2: setelah beberapa hari di dalam botol perhatikan pada
permukaan madu, apabila terdapat endapan kristal berwarna
cream/kecoklatan maka itu adalah madu asli, karena endapan kecoklatan
itulah yang dinamakan bee polen atau tepung sari bunga asal terjadinya
madu. Pada madu palsu tidak akan terjadi endapan kristal, kita akan
melihat buih yang berwarna putih susu, adakalanya setelah lama didiamkan
kita akan melihat gumpalan-gumpalan seperti lumut dan endapan kotor di
dasarnya.
cara 3: Masukkan 3 sendok makan madu ke dalam segelas air. Kocoklah
hingga rata lalu biarkan sekitar 1/2 jam. Bila terdapat butiran halus
berwarna kuning atau coklat muda di dasar gelas, berarti madu tersebut
asli. Bila tidak ada kotoran atau berwarna kehitaman maka jelaslah madu
tersebut palsu atau sudah tercemar.
Cara 4: Panaskan 1/2 sendok makan madu di atas api lilin, pada madu
asli, saat mendidih buihnya besar-besar dan tumpah. Sedangkan pada yang
palsu buihnya kecil-kecil dan tidak mau tumpah.
cara 5: cara nomor 4 diteruskan. Panaskan hingga warnanya berubah
coklat, kemiduan dinginkan. ketika hampir dingin tarik madu dengan
memakai lidi ke arah bawah hingga terbentuk serat benang. Bila benangnya
keras dan kaku berarti madunya palsu. Sedangkan pada madu yang asli
seratnya akan terasa lembut dan lentur.
cara 6: Madu yang dipanen di hutan pasti mengandung tepung sari bunga
(bee polen), biasanya tepung serbuk sari ini akan mengendap di
permukaan madu apabila didiamkan dalam beberapa lama akan berwarna cream
atau coklat, dan ini akan terlihat dengan jelas di bawah mikroskop
berbentuk segitiga dan berwarna kuning. bila tidak ditemui sari bunga
maka jelas madu tersebut palsu.
Cara 7: Masukkan madu ke dalam sebuah gelas hingga mencapai 1/4
gelas. setelah itu masukkan air panas mendidih secara berlahan ke dalam
gelas tadi hingga penuh. rasakan pada dasar gelas, madu yang asli akan
menahan panas yang berasal dari air mendidih tersebut hingga tidak
mencapai dasar gelas.
Cara 8 : MADU DAN SEMUT.....adaperkataan sebagian orang bahwa semut
tidak suka pada madu, dan jika ada madu yang dikerubungi semut berarti
madu tersebut palsu. Pendapat seperti ini adalah SALAH, sebab tidak
semua jenis semut yang tidak menyukai madu, misalnya semut hitam kaki
panjang yang suka dengan beberapa jenis madu. berbeda dengan semut gula,
yakni semut yang besarnya cuma separuh dari semut hitam kaki panjang
dan berwarna agak kekuningan, semut ini menyukai hampir semua jenis
madu.
Cara 9 :MADU ASLI TIDAK BEKU DALAM KULKAS...Ini adalah propaganda
penjual madu palsu, sebab 17-25% kandungan yang ada dalam madu adalah
air. Biasanya pada madu asli apabila dimasukkan ke dalam freezer maka
madu tersebut akan lebih kental (tidak beku) dari pada biasa, kadangkala
pada dasar botol akan terlihat butiran kristal yang menunjukkan
terjadinya pembekuan air yang terdapat pada madu tergantung volume air
yang ada pada madu. adapun yang tidak ada pembekuan sama sekali bisa
dicurigai telah memakai zat anti beku dari bahan kimia.
Cara 10 :TELOR MASAK DALAM MADU, Ini adalah mitos lain yang
dikembangkan di tengah masyarakat. yang benar adalah pada kuning telor
terjadi pengerasan akibat air yang ada di dalam kuning telor diserap
oleh madu, sehingga pada kuning telor terjadi pengerasan karena tidak
adanya zat cair di dalam kuning telor tersebut.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar